Keunggulan Tes IELTS
Tes IELTS
(International English Language Testing System) merupakan pilihan utama bagi
siapa saja yang ingin melanjutkan studi atau bekerja. Tes ini juga berguna
untuk memenuhi persyaratan imigrasi di negara berbahasa Inggris. Berikut adalah
beberapa alasan mengapa IELTS bisa menjadi pilihan terbaik untukmu.
1. IELTS Diakui Secara Global
IELTS
diterima oleh lebih dari 12.500 organisasi di seluruh dunia. Selain universitas
dan lembaga pemerintah, IELTS diterima perusahaan multinasional, dan asosiasi
profesional seperti rumah sakit dan badan akuntansi.
Dengan hasil
IELTS, kamu bisa mengakses berbagai peluang di lebih dari 140 negara, termasuk
Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Hal ini memberikan kamu
fleksibilitas untuk memilih tujuan impian, termasuk dalam melanjutkan studi
maupun karir.
2. IELTS Memberi Banyak Pilihan Tes
IELTS
menawarkan berbagai pilihan bagi para peserta tes, membuat lebih nyaman dan
sesuai dengan preferensi masing-masing. Kamu bisa memilih untuk mengikuti tes
IELTS dengan cara Paper-based (dengan kertas) atau Computer-based (dengan
komputer), tergantung mana yang lebih kamu kuasai. Tes IELTS Akademik kini
dapat diambil secara online untuk meningkatkan kenyamanan.
3. Tersedia Opsi One Skill Retake
Jika kamu
merasa salah satu bagian dari tes (misalnya Writing atau Speaking) belum
mencapai skor yang diinginkan, IELTS kini menawarkan opsi One Skill Retake.
Artinya, kamu bisa mengulang satu bagian tes tanpa perlu mengulang seluruh tes.
Keuntungan ini memberikan kesempatan kedua agar kamu mendapatkan skor lebih
baik di satu bagian tanpa mengganggu skor di bagian lainnya, sekaligus
menghemat biaya.
4. IELTS untuk Hidup di Negara Berbahasa Inggris
IELTS tidak
hanya mengukur kemampuan bahasa Inggris secara teori, tetapi juga mempersiapkan
kamu untuk berkomunikasi dalam situasi akademik dan sehari-hari. Tes ini
menguji empat keterampilan utama: Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Dengan skor tinggi di IELTS, kamu akan lebih siap untuk menghadapi tantangan
belajar atau bekerja di negara berbahasa Inggris.
- Listening: Tes ini menguji kemampuan mendengarkan rekaman pembicaraan dari penutur asli dengan berbagai aksen.
- Reading: Kamu harus membaca teks dan memahami ide pokok, makna tersirat, serta pendapat penulis.
- Writing: Mengukur kemampuan untuk menulis dengan jelas dan terstruktur sesuai dengan situasi yang diminta.
- Speaking: Di sini, kamu akan berbicara langsung dengan penguji, yang membuatnya lebih mirip situasi nyata.
5. IELTS untuk Studi, Pekerjaan, dan Imigrasi
IELTS
dirancang untuk memenuhi berbagai tujuan, untuk studi, pekerjaan, atau
imigrasi. Jika kamu ingin melanjutkan studi ke luar negeri, IELTS Academic
adalah pilihan tepat. Sementara jika tujuannya untuk mencari pekerjaan atau
imigrasi, IELTS General Training lebih sesuai. Selain itu, ada tes khusus IELTS
for UKVI bagi yang ingin pindah ke Inggris.
6. Hasil Tes Cepat dan Akurat
IELTS
menawarkan hasil tes cepat. Untuk tes Paper-based, hasilnya akan keluar dalam 7
hari, sementara untuk Computer-based, hasil tes keluar hanya dalam 2 hari.
Selain itu, tes ini dikembangkan oleh lembaga terpercaya seperti IDP, Cambridge
Assessment English, dan British Council. Sehingga, kamu bisa yakin bahwa
penilaian yang diberikan sangat akurat dan bisa dipercaya.
7. Dukungan dan Sumber Daya Gratis
IELTS juga
memberikan berbagai sumber daya gratis yang bisa membantu mempersiapkan tes
dengan lebih baik. Materi belajar, latihan soal, hingga tips dari penguji
profesional, semua tersedia untuk membantu memahami format tes dan memaksimalkan
performa. Selain itu, kamu bisa mengakses platform online atau forum untuk
mendapatkan bimbingan tambahan dari instruktur berpengalaman.
Format Tes IELTS: Academic vs General Training
Sebelum
memutuskan untuk mengikuti tes IELTS, kamu perlu memahami perbedaan antara
IELTS Academic dan IELTS General Training. Kedua versi tes ini memiliki tujuan
berbeda, meskipun bagian Listening dan Speaking pada kedua tes ini adalah sama.
Penting untuk mengetahui versi mana yang sesuai dengan kebutuhanmu, karena setiap
institusi yang menerima IELTS biasanya akan menyebutkan versi mana yang mereka
terima.
Berikut
adalah penjelasan tentang format tes IELTS berdasarkan jenisnya:
1.
Speaking (11–14 Menit)
Pada kedua
versi tes, bagian Speaking berlangsung dalam bentuk wawancara langsung dengan
penguji. Tes ini tanpa gangguan atau distraksi, dan terdiri dari tiga bagian:
Pertanyaan
Singkat: Penguji akan mengajukan beberapa pertanyaan dasar tentang topik yang
kamu kenal baik.
Berbicara
Panjang: Kamu akan diberi kesempatan untuk berbicara lebih lama tentang topik
yang akrab.
Diskusi
Terstruktur: Bagian ini melibatkan diskusi tentang topik yang lebih kompleks
atau mendalam.
2.
Listening (30 Menit)
Bagian
Listening pada kedua jenis tes juga identik. Kamu akan mendengarkan empat rekaman
yang berbeda, seperti monolog atau percakapan, dan kemudian menjawab sejumlah
pertanyaan terkait. Rekaman ini hanya diputar sekali, jadi sangat penting untuk
memperhatikan dengan cermat saat tes.
3.
Reading (60 Menit)
Perbedaan
utama antara IELTS Academic dan IELTS General Training ada pada bagian Reading:
IELTS
Academic: Tiga bacaan panjang dengan berbagai jenis soal. Teks-teks ini sering
kali diambil dari buku, jurnal, majalah, atau surat kabar dan bisa mencakup
diagram, grafik, atau ilustrasi. Fokusnya lebih akademis dan berbasis pada
konten ilmiah atau akademik.
IELTS
General Training: Section 1: Berisi dua atau tiga teks faktual pendek. Section
2: Berisi dua teks pendek yang berkaitan dengan pekerjaan. Section 3: Berisi
satu teks panjang yang membahas topik umum. Teks-teks ini lebih berfokus pada
kehidupan sehari-hari dan situasi sosial.
4.
Writing (60 Menit)
Bagian
Writing juga memiliki perbedaan, baik dalam jenis tugas maupun konten yang
diujikan.
IELTS
Academic: Tugas 1: Kamu harus mendeskripsikan, menjelaskan, atau meringkas
sebuah grafik, diagram, tabel, atau diagram alur. Tugas 2: Kamu akan diminta
untuk menulis sebuah esai pendek dengan panjang minimal 250 kata, membahas
topik yang lebih kompleks dan akademis.
IELTS
General Training: Tugas 1: Kamu akan diminta untuk menulis surat resmi atau
semi-resmi, berdasarkan situasi yang diberikan. Tugas 2: Kamu juga akan diminta
menulis esai pendek tentang topik yang lebih umum.
Sebelum kamu
mendaftar untuk tes IELTS, sangat penting untuk memeriksa dengan jelas
persyaratan dari lembaga atau instansi yang kamu tuju, apakah memerlukan IELTS
Academic atau IELTS General Training. Beberapa institusi menerima keduanya,
tetapi kebanyakan akan menentukan salah satu versi yang lebih sesuai dengan
tujuan kamu.
Perhitungan Skor IELTS
IELTS
menggunakan skala sembilan band untuk menilai kemampuan bahasa kamu dalam empat
keterampilan: Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Setiap bagian tes akan
diberikan skor berdasarkan skala ini, dengan skor mulai dari 1 (pengguna bahasa
yang sangat terbatas) hingga 9 (pengguna bahasa ahli). Setiap bagian tes serta
skor keseluruhan akan dilaporkan dalam band penuh atau setengah band (misalnya
6.0, 6.5, 7.0, 7.5, dan seterusnya).
Berikut
penjelasan tentang makna setiap skor IELTS:
- Skor 9 - Ahli: Memiliki penguasaan bahasa yang sempurna. Kamu dapat menggunakan bahasa dengan sangat tepat, lancar, dan tepat sasaran dalam segala situasi. Tidak ada kesalahan yang berarti.
- Skor 8 - Sangat Baik: Memiliki penguasaan bahasa yang hampir sempurna, dengan hanya beberapa kesalahan yang tidak sistematis dan sedikit kesalahan penggunaan dalam situasi yang tidak familiar. Mampu menangani argumen yang kompleks dan rinci dengan baik.
- Skor 7 - Baik: Memiliki penguasaan bahasa yang baik, meskipun dengan kesalahan atau ketidakakuratan yang sesekali terjadi. Secara umum, dapat menangani bahasa yang kompleks dan memahami alasan yang mendetail.
- Skor 6 - Kompeten: Memiliki penguasaan bahasa yang efektif meskipun masih ada kesalahan dan pemahaman yang terbatas. Dapat menggunakan dan memahami bahasa yang cukup kompleks, terutama dalam situasi yang familiar.
- Skor 5 - Cukup: Memiliki penguasaan bahasa sebagian. Mampu memahami makna umum dalam sebagian besar situasi, meskipun cenderung membuat banyak kesalahan. Biasanya dapat menangani komunikasi dasar dalam bidang yang dikuasainya.
- Skor 4 - Terbatas: Kemampuan dasar terbatas hanya pada situasi yang sangat familiar. Mengalami masalah yang sering dalam pemahaman dan ekspresi. Tidak mampu menggunakan bahasa yang kompleks.
- Skor 3 - Sangat Terbatas: Hanya mampu menyampaikan dan memahami makna umum dalam situasi yang sangat familiar. Sering terjadi gangguan komunikasi yang signifikan.
- Skor 2 - Intermiten: Tidak dapat berkomunikasi dengan baik, kecuali dalam situasi yang paling dasar menggunakan kata-kata terisolasi atau formula pendek untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Memiliki kesulitan besar dalam memahami bahasa Inggris lisan dan tulisan.
- Skor 1 - BukanPengguna: Hampir tidak dapat menggunakan bahasa kecuali mungkin beberapa kata terisolasi.
- Skor 0 - Tidak Mencoba Tes: Tidak ada informasi yang dapat dinilai karena tes tidak diikuti.
Setiap
lembaga atau instansi yang menerima IELTS akan menetapkan skor minimum yang
mereka perlukan berdasarkan program yang kamu tuju. Misalnya, universitas
biasanya meminta skor Band 6.0 hingga 7.5 untuk penerimaan mahasiswa
internasional, sementara lembaga imigrasi bisa meminta skor lebih tinggi atau
lebih rendah sesuai dengan kebutuhan.
Tips Umum Persiapan Tes IELTS
Persiapan
tes IELTS bisa terasa sulit, tetapi dengan strategi tepat, kamu bisa
memaksimalkan peluang untuk meraih skor yang bagus. Berikut adalah beberapa
tips umum persiapan IELTS yang bisa kamu pertimbangkan:
Kenali Jenis Pertanyaan
Langkah
pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami format tes IELTS. Tes ini
terdiri dari empat bagian: Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
Masing-masing bagian memiliki jenis pertanyaan dan tugas berbeda. Jadi, sangat
penting untuk mengenali jenis-jenis pertanyaan yang akan dihadapi. Dengan
mengetahui format dan jenis pertanyaan tes, kamu bisa mengatur waktu dengan
lebih baik dan fokus pada area yang menjadi kelemahanmu.
Tingkatkan Kemampuan Bahasa
Jika kamu
berada di tingkat pemula atau menengah, penting untuk fokus pada peningkatan
kemampuan bahasa dasar terlebih dahulu. Salah satu tantangan terbesar bagi
peserta tes di tingkat ini adalah keterbatasan kosakata dan pemahaman tata
bahasa.
Untuk
mengatasi masalah tersebut, kamu bisa menggunakan buku tata bahasa dan kosakata
yang dirancang khusus untuk persiapan IELTS. Atau, kamu bisa mengikuti kursus
persiapan IELTS yang memberikan latihan dan umpan balik langsung.
Tips Persiapan IELTS Reading
Kosakata
yang luas sangat penting untuk sukses dalam tes IELTS. Untuk memperkaya
kosakata, bacalah berbagai sumber seperti artikel berita, buku, dan diskusi TED
Talks dalam bahasa Inggris.
Setiap kali
kamu menemui kata baru, catatlah dan cari artinya, serta sinonimnya. Latihan
ini akan membantu kamu dalam menghafal kata. Latihan ini bahkan berguna agar
kamu mampu menggunakan kata tersebut dalam konteks tepat.
Tips Persiapan IELTS Writing
Pada bagian Writing,
penting untuk membiasakan diri menulis secara teratur. Latihan menulis akan
membantu kamu meningkatkan kecepatan menulis dan memastikan bahwa jawabanmu
sesuai dengan jumlah kata yang dibutuhkan.
Fokuskan
pada penggunaan kosakata yang tepat dan susun kalimat secara jelas. Cobalah
untuk menulis lebih panjang dari jumlah kata yang dibutuhkan. Cara ini membantu
agar kamu terbiasa dengan panjang tulisan yang diharapkan.
Tips Persiapan IELTS Listening
Untuk bagian
Listening, kamu bisa mulai dengan mendengarkan berita dalam bahasa Inggris
setiap hari. Tips umum persiapan tes IELTS ini akan membantu kamu terbiasa
dengan berbagai aksen dan cara berbicara dalam bahasa Inggris.
Selain itu,
coba latihan dengan teman untuk mendengarkan teks atau artikel. Kamu bisa
meminta teman mengajukan pertanyaan untuk menguji pemahaman.
Tips
Persiapan IELTS Speaking
Pada bagian
Speaking, hindari untuk terlalu banyak berlatih dengan cara yang tidak alami
atau menghafal jawaban. Sebaliknya, cobalah berbicara secara alami dengan teman
atau keluarga tentang berbagai topik.
Cara ini
akan membantu kamu lebih percaya diri dan terbiasa dalam percakapan
sehari-hari. Penguji akan menilai kemampuan kamu untuk berkomunikasi secara
lancar dan koheren, bukan seberapa banyak yang kamu ketahui tentang topik
tersebut.
Gunakan
Tes Latihan dengan Bijak
Tes latihan
memang penting, tetapi jangan terlalu bergantung hanya pada tes tersebut. Fokus
utama harus pada peningkatan kemampuan bahasa melalui pengayaan kosakata dan
tata bahasa. Setelah itu, kamu bisa menggunakan tes latihan untuk mengukur
kemajuan dan melihat di bagian mana kamu perlu lebih banyak berlatih.
Belajar Persiapan Tes IELTS Bersama ICAN English!
Sekarang,
kamu sudah mendapatkan panduan tips umum persiapan tes IELTS dengan lengkap.
Ingin sukses menaklukkan tes IELTS? ICAN English hadir untuk membantu kamu
mencapai target dengan program IELTS Preparation Class terbaik.
Dengan
pengajar berpengalaman, kamu akan mendapatkan panduan belajar lengkap untuk
meningkatkan kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Ditambah
lagi, ada simulasi tes yang dirancang menyerupai ujian asli agar kamu lebih
percaya diri menghadapi hari H.
Manfaatkan feedback personal dari mentor untuk mengetahui kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Dengan jadwal belajar fleksibel dan materi terstruktur, belajar di ICAN English menjadi mudah tanpa mengganggu rutinitas kamu. Jangan tunda lagi, daftar sekarang dan wujudkan masa depan kamu mulai hari ini!

